Tampilkan postingan dengan label Love of My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love of My Life. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Februari 2010

Oh.. Sekarang Hari Valentine

Oh sekarang hari valentine...,,, itu yang gua ucapin tadi pagi pas ada yang ngasih gua coklat (hehehe.. btw makasih ya coklatnya). Haha ternyata gua lupa kalo hari ini hari valentine. Lupa kalo hari ini hari valentine karena beberapa hari yang lalu gua putus sama pacar gua. Hmm putus sama pacar., cari lagi yang baru., hahhaha... (bahkan gak nyampe sehari gua udah bisa ngelupain si dia).

Sebenernya kalo gak putus sama si dia gua udah nyiapin hadiah buat valentine ini., jam couple Guess Black.



Tapi berhubung gua udah putus jamnya gua kasih aja ke nyokap gua., biar kembaran sama bokap gua., hihihi...

Kamis, 24 September 2009

Kida san no koto ga suki

Cerita ini mulai (lagi...) pas pertengahan Bulan Puasa kemaren gua dapet telpon dari...

"Kak ada telpon dari orang Jepang. Siapa gitu namanya riris gak jelas dengernya."

Kuangkat. "Moshi-moshi, Bram degozaimasu." Halo, di sini Bram.

"Hoshino desu. Hisashiburi ne, Kida san. Genki?" Ini Hoshino. Lama gak ketemu, Kida apa kabar?

"ERICAAA..." Seruku membuat heboh seisi rumah (halah lebay).

Kejutan..! Ini yang dia bilang kejutan di e-mail terakhirnya. Dia mao dateng ke Jakarta.

Lihat, inilah salah satu kelebihan Erica. Kami sering seolah punya kontak batin. Dia akan muncul ketika aku sedang memikirkannya, baik lewat telpon, e-mail, dan sekarang dengan sosok nyata!

Sehari setelah kedatangannya, dia ngajak liburan ke Bali. Gua mao aja diajak liburan ke Bali dengan syarat kita disana gak lama-lama karena sebentar lagi Lebaran. Dan dia terima syarat yang gua ajuin itu.

Ketika itu pantai Kuta sedang pasang. Keturunan penjajah itu (ngapain juga gua manggil dia keturunan penjajah, orang di darah gua juga mengalir darah Jepang. Berarti gua keturunan penjajah juga dong. Hahaha...) sedang sibuk memotret suasana di pantai Kuta. Terakhir dia membidik ke arahku dan segera kuberikan ekspresi terjelek yang pernah dia lihat. Dia sangat senang dan tertawa sebagai ungkapan terima kasih. Gua yakin foto itu pasti akan dimuseumkannya kelak untuk dilihat anak cucunya.

Lalu dia duduk di atas pasir, di sebelahku. Menulis huruf-huruf kanji di pasir yang segera terhapus ombak. Lalu kami sama-sama terdiam, menikmati suasana ombak, angin dan cakrawala. Lama. Apakah hanya aku yang merasakannya, tapi gua yakin, kami tidak sedang menikmati itu semua sepenuhnya. Kami sedang memikirkan hal lain.

"Kida san," desisnya. Gua seneng dipanggil pake embel-embel tanda sayang itu, tapi gua jadi deg-degan. Mungkin karena suasana Bali yang terlalu romantis untuk dinikmati berdua saja oleh orang yang mengaku hanya bersahabat.

Dibawah langit yang remang-remang, sisa-sisa sunset, seperti yang kuduga, dia mencoba membuka lagi kisah lalu itu. Dia bertanya apakah aku masih menyimpan perasaan itu untuknya. Aku tak bisa menjawab. Aneh, harusnya tanpa bertanya pun dia pasti tahu kalo gua suka sama dia karena gua gak pernah bisa menutupi perasaan itu di depannya.

Gua jadi inget kejadian sekitar 3 tahun yang lalu. Waktu itu gua baru lulus sma, dan gua pergi ke Jepang buat nengokin Kakek gua beserta keluarga yang lain. Karena waktu itu gak ada yang bisa jemput gua di bandara, Kakek minta tolong Erica (yang kebetulan adalah tetangga kakek) buat jemput gua. Itu adalah awal pertemuan gua dengan Erica.

Sejak pertama melihat orang yang menjemputku di Narita Airport itu, instingku mengatakan bahwa dia adalah orang yang memiliki sesuatu istimewa dalam dirinya. Walaupun pada akhirnya hampir tiap hari dia menemaniku untuk keliling Jepang, perlu berbulan-bulan untukku berjuang menyangkal pesona makhluk keturunan Oshin itu. Akhirnya aku kalah, terpanah dewa Cupid dan tak berdaya mengelak. Pada saat itu akhirnya kami jadian, pacaran. Yah.., walaupun beberapa waktu kemudian kami putus.

"KIDA..!" Teriakan Erica membangunkanku dari lamunan.

"Ya..."

"Kida san no koto ga suki." Saya suka Kida.

Suki. Suka. Bukan aishiteru. Bukan cinta. Itu jarang sekali mereka ucapkan, kecuali memang sangat mendalam, atau oleh mereka yang bukan berbudaya Jepang totok. Gua jadi penasaran apakah suatu waktu Erica bakal ngomong aishiteru ke gua., hihihi...

"Perasaanku?" balikku. "Kamu kan tahu."

"Kamu masih takut kejadian dulu terulang lagi?"

..........
Gua diam.
"Mungkin aku akan melukaimu tanpa menyadarinya... Apa tak apa-apa?"

"Tak apa... Meski kau melukaiku, aku tetap suka...!"

"Baiklah..." Lalu Erica tersenyum dan memelukku.

Senin, 26 Januari 2009

It's Over (Again..!)

Putus lagi deh...
Kayaknya gua hobi banget deh putus. Ini udah kesekian kalinya gua putus. Heran deh gua, selama kuliah gua udah beberapa kali menjalin hubungan dengan seseorang (baca = beberapa kali pacaran) dan sesering itu lah gua putus. Gua heran kenapa ya kalo pacaran gak pernah lama? Paling lama cuma 1 tahun, itu juga dulu jaman gua sma.

Tapi gak apalah sekarang gua putus lagi. Kan putus 1 tumbuh 1000 hahaha. Lagi pula masih banyak kok cewek n cowok yang tergila - gila n mau jadi pacar gua (pede mode ON).

Ya udah lah sekarang jalanin hidup apa adanya. Yang penting kita harus selalu bersyukur dengan apa yang kita dapet.

BRAM., Jomblo bahagia :-)

Senin, 11 Agustus 2008

Capek = Kepuasan Batin

Sebenernya apa sih yang ada di otak cewek dalam berbelanja...?

Gua gak abis pikir deh sama mereka, bisa ngabisin waktu berjam - jam buat belanja n ke salon. Sama kayak pacar gua si RIA. Seharian ini gua nganterin dia belanja, karena semalam gua janji sama dia kalo gua mao nganterin dia buat belanja.

Pemberhentian kita siang ini adalah Plaza Indonesia, sesampainya disini Ria langsung masuk ke butik, mencari baju yang dia inginkan. Mencoba beberapa potong baju lalu minta ditukar dengan yang lain dengan alasan

"Warnanya aku gak suka. Ini jaitannya gak bagus. Ini ukurannya kekecilan, dan sebagainya"

trus karena gak ada yang cocok dengan seleranya, tanpa rasa malu dia langsung pergi meninggalkan butik tersebut. Sedangkan gua cuma bisa ngikutin dia sambil tersenyum sama mbak2 pramuniaga yang udah dibikin repot sama ria.

Ria terus masuk kebutik laennya, mencoba beberapa potong baju lalu meninggalkan butik itu karena gak ada yang cocok dengan seleranya, lalu pindah ke butik lainnya dan begitu seterusnya.
Sampe di salah satu butik gua ketemu sama seorang cowok yang juga lagi nganterin pacarnya berbelanja, yang gua liat dia juga seumuran sama gua.

"Nunggu juga ya?" tanya gua sama cowok tersebut

"Iya" jawabnya lemes

"Gua heran kenapa ya cewek bisa jalan kesono - kesini berjam - jam buat belanja doang?"

"Iya gua juga heran"

"Mending kalo mereka belanja, kadang mereka masuk ke butik nyoba - nyoba baju, trus pergi ninggalin butik tanpa beli dengan alasan gak cocok"

"Iya - ya. Tapi yang gua heran kok mereka gak malu ya nglakuin itu?"

"Udah kebal kali." jawab gua singkat

Lagi enak ngobrol ria dateng

"Gak ada yang cocok, cari ditempat laen yuk!" Pinta ria dan gua hanya bisa ngikutin dia doang.

Gua langsung menganggukkan kepala ke cowok tadi yang berarti : "Gua duluan ya, sabar ya menunggu."

"Kita mo kemana lagi, udah semua butik kita darengin?" Tanya gua ke ria

"Ke tempat pertama"

"Kesono lagi?"

"Iya." Jawab ria singkat sambil berjalan

Akhirnya ria kembali ke ke butik pertama dan langsung membeli baju yang tadi dia coba, gak ada 10 menit buat nglakuin itu semua.

"Kenapa gak dari tadi aja beli baju disini?"

"Gak bisa. Gua kan harus mencari ketempat lain, kali aja ditempat lain ada baju yang lebih bagus dengan harga yang lebih murah."

"Coba kalo dari tadi kamu beli baju disini, kita kan gak harus capek keliling mall selama lebih dari 3 jam gini."

"Yang capek kan kamu, aku kan enggak. Lagi pula capek adalah kepuasan batin." Ria mengucapkan itu sambil tersenyum manis, lalu dia nyium gua (hahaha...)

Yeah, begitulah kehidupan cewek capek = kepuasan batin. Tapi kenapa kalo mereka seneng bercapek - capek ria belanja keliling mall berjam - jam, kenapa mereka susah kalo diajak olah raga...?










BRAM., capek :(

Senin, 04 Agustus 2008

Selamat Datang Agustus

Gak nyangka sekarang udah masuk bulan agustus, waktu kerasa cepet banget ya.,
Gua terima kasih banget buat Allah SWT karena DIA sudah memberikan anugrah yang sangat banyak n berharga sekali buat gua, walaupun gua sering lalai mengerjakan perintahnya.,
Terima kasih Allah, karena KAMU masih sayang sama gua,
Gua akan berusaha agar selalu bisa mengerjakan perintah-MU

:)









BRAM, say Thank You GOD :)
Related Posts with Thumbnails